Foto Oleh
Lantai yang terasa licin tidak hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat meningkatkan risiko terpeleset, terutama di area yang sering dilalui penghuni rumah. Kondisi ini tidak selalu disebabkan oleh jenis material lantai. Dalam banyak kasus, lantai menjadi licin karena cara perawatan, sisa cairan pembersih, atau adanya genangan air.
Dengan mengetahui penyebabnya, Anda dapat menentukan langkah penanganan yang tepat sekaligus memilih jenis permukaan granit yang sesuai dengan fungsi setiap ruangan.
Mengapa Lantai Rumah Bisa Terasa Licin?
Berikut beberapa penyebab umum yang membuat permukaan lantai terasa licin.
1. Permukaan Lantai Masih Basah
Air yang tertinggal setelah mengepel, tumpahan minuman, atau cipratan dari kamar mandi dapat membuat lantai menjadi licin. Area seperti dapur, kamar mandi, dan teras merupakan lokasi yang paling sering mengalami kondisi ini.
2. Terdapat Residu Sabun atau Cairan Pembersih
Penggunaan cairan pembersih dengan takaran yang terlalu banyak dapat meninggalkan lapisan residu pada permukaan lantai. Lapisan ini sering kali tidak terlihat, tetapi dapat membuat lantai terasa lebih licin saat diinjak.
3. Penumpukan Minyak, Debu, dan Kotoran
Kotoran yang menumpuk, terutama minyak di area dapur atau debu yang bercampur air, juga dapat menyebabkan permukaan lantai menjadi licin. Membersihkan lantai secara rutin membantu mengurangi risiko tersebut.
4. Penggunaan Produk Pelapis Lantai yang Kurang Tepat
Beberapa produk pelapis atau cairan pengilap lantai dapat meninggalkan lapisan tambahan yang membuat permukaan menjadi lebih licin. Sebelum menggunakan produk tertentu, pastikan produk tersebut sesuai dengan jenis lantai yang digunakan.
5. Jenis Permukaan Lantai Tidak Sesuai dengan Area
Setiap jenis finishing granit memiliki karakter yang berbeda. Misalnya, area yang sering terkena air seperti kamar mandi atau teras memerlukan pertimbangan khusus dalam memilih jenis permukaan agar sesuai dengan fungsi ruang.
Cara Mengatasi Lantai yang Terasa Licin
Jika lantai mulai terasa licin, beberapa langkah berikut dapat dilakukan.
1. Bersihkan Residu Pembersih dengan Air Bersih
Apabila diduga terdapat sisa cairan pembersih, pel kembali lantai menggunakan air bersih untuk membantu mengurangi residu yang tertinggal.
2. Segera Keringkan Genangan Air
Jangan biarkan air menggenang terlalu lama. Gunakan kain pel kering atau alat pembersih lainnya untuk mengeringkan permukaan sesegera mungkin.
3. Gunakan Alat Pembersih yang Sesuai
Gunakan kain pel atau mop yang bersih agar proses pembersihan lebih optimal. Alat yang kotor justru dapat menyebarkan minyak dan kotoran ke seluruh permukaan lantai.
4. Evaluasi Jenis Cairan Pembersih yang Digunakan
Pilih cairan pembersih yang sesuai dengan jenis granit dan gunakan sesuai petunjuk pada kemasan. Hindari mencampurkan beberapa produk pembersih sekaligus karena dapat meninggalkan residu.
5. Tambahkan Keset pada Area yang Sering Basah
Letakkan keset di dekat pintu masuk, dapur, atau kamar mandi untuk membantu menyerap air dan mengurangi kemungkinan lantai menjadi licin.
Cara Membersihkan Lantai agar Tidak Meninggalkan Lapisan Licin
Perawatan yang tepat dapat membantu menjaga tampilan lantai sekaligus mengurangi risiko permukaan terasa licin.
1. Gunakan Cairan Pembersih Sesuai Petunjuk Pemakaian
Ikuti dosis yang dianjurkan oleh produsen. Penggunaan cairan pembersih secara berlebihan tidak selalu membuat lantai lebih bersih, tetapi justru dapat meninggalkan residu.
2. Hindari Penggunaan Cairan secara Berlebihan
Gunakan air dan cairan pembersih secukupnya saat mengepel. Kelebihan cairan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengering dan berpotensi meninggalkan lapisan pada permukaan lantai.
3. Bilas dan Keringkan Permukaan secara Menyeluruh
Setelah proses pembersihan selesai, pastikan lantai telah bersih dari sisa cairan dan kering sebelum digunakan kembali, terutama pada area dengan aktivitas tinggi.
Bersihkan Lantai Secara Rutin Berdasarkan Aktivitas Ruangan
Frekuensi pembersihan sebaiknya disesuaikan dengan penggunaan setiap ruangan.
- Ruang tamu dan ruang keluarga dapat dibersihkan setiap hari untuk menghilangkan debu.
- Dapur memerlukan perhatian lebih karena rentan terkena minyak dan sisa makanan.
- Kamar mandi perlu dibersihkan secara rutin agar tidak terjadi penumpukan sabun maupun lumut.
- Area komersial seperti butik, kafe, atau lobi kantor sebaiknya memiliki jadwal pembersihan berkala sesuai tingkat aktivitas pengunjung.
Perawatan yang konsisten membantu menjaga kebersihan sekaligus mempertahankan tampilan lantai dalam jangka panjang.
Temukan Permukaan Granit MAGIA Sesuai Kebutuhan Ruangan
Selain perawatan yang tepat, memilih karakter permukaan granit sesuai fungsi ruangan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan hunian yang nyaman. MAGIA menghadirkan berbagai pilihan finishing seperti Glossy Polished, Satin, Matt Natural, dan Matt Rustic, sehingga Anda dapat menyesuaikannya dengan konsep desain maupun kebutuhan setiap area.
Untuk melihat koleksi secara langsung, Anda dapat mengunjungi showroom MAGIA melalui fitur Store Locator di website resmi. Pilih kota atau wilayah Anda, tentukan showroom terdekat, lalu hubungi toko untuk memastikan ketersediaan produk sebelum berkunjung.
Dengan begitu, Anda dapat membandingkan warna, motif, dan karakter permukaan granit secara langsung sebelum menentukan pilihan.
FAQ
Apa penyebab lantai terasa licin?
Lantai dapat terasa licin karena permukaan yang masih basah, residu cairan pembersih, penumpukan minyak atau kotoran, penggunaan pelapis lantai yang kurang sesuai, maupun kondisi perawatan yang kurang tepat.
Bagaimana cara mengatasi lantai yang licin?
Bersihkan sisa cairan pembersih dengan air bersih, segera keringkan genangan air, gunakan alat pembersih yang bersih, serta pilih cairan pembersih sesuai petunjuk penggunaan.
Apakah penggunaan cairan pembersih yang terlalu banyak bisa membuat lantai licin?
Ya. Penggunaan cairan pembersih secara berlebihan dapat meninggalkan residu pada permukaan lantai sehingga terasa lebih licin setelah mengering.
Bagaimana memilih permukaan granit yang sesuai?
Pilih karakter permukaan granit sesuai fungsi ruangan dan konsep desain. Anda dapat melihat berbagai pilihan finishing MAGIA secara langsung di showroom terdekat melalui fitur Store Locator pada website resmi MAGIA.